Senin, 23 April 2012

CARA MENUMBUHKAN RASA INGIN TAHU.

     Pada dasarnya manusia mempunyai rasa ingin tahu, namun tidak semua orang merasa ingin tahu, menurut saya itu disebabkan karena orang itu merasa sudah tau, tidak menarik, kurang penting, atau mungkin juga tidak paham.
      Dan bagaimana cara untuk menumbuhkan rasa ingin tahu itu ?
     Menurut pendapat saya untuk menumbuhkan rasa ingin tahu itu bisa dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya :
1 Pertanyaan.
2 Menunjukkan bahwa pengetahuan itu menarik dan penting.
@) Dengan pertanyaan.
     Teman-teman mungkin selama ini berfkir bahwa fungsi dari pertanyaan adalah untuk menguji pengetahuan seseorang, namun pertanyaan juga bisa memancing rasa ingin tahu bagi orang-orang yang merasa dirinya sudah tahu dan orang-orang yang tidak paham.
     Orang yang merasa sudah tau atau kalo anak mudah bilang orang sok tau,dia merasa bahwa dirinya sudah tahu ketika seseorang mau menyampaikan sebuah informasi, sehingga dia akan merasa malas untuk menyimak orang yang sedang menyampaikan informasi itu, dampaknya dia tidak akan paham, dan tentunya karena dia merasa sudah tahu maka dia juga tidak mau bertanya, maka untuk menumbuhkan rasa ingin tahu itu kita bisa menggunakan pertanyaan. Ketika orang yang sok tahu diberi pertanyaan dan dia tidak bisa menjawabnya, maka secara otomatis orang itu jadi ingin tahu tentang informasi yang ditanyakan.
     Dan orang-orang yang tidak paham juga tidak ada rasa ingin tahu, karena rasa ingin tahu timbul dari sebuah pemahaman yang kurang sempurna. ketika seseorang tidak paham dengan informasi yang diberikan orang lain, dia juga tidak akan bertanya untuk sebuah pemahaman, sedangkan ciri dari rasa ingin tahu itu ditunjukkan oleh sebuah pertanyaan, maka untuk menuntun atau menumbuhkan ingin tahu pada dirinya bisa dituntun dengan pertanyaan-pertanyaan.
@) Menunjukkan bahwa pengetahuan itu menarik dan penting.
     Manusia pada umumnya lebih menyukai hal-hal yang menarik dan lebih mengutamakan sesuatu yang dianggap penting. Begitu juga dalam pengetahuan, orang yang kurang tertarik pada pengetahuan akan cenderung merasa tidak ingin tahu atau paham, dan orang yang berfikir pengetahuan itu tidak penting dia akan mengabaikan pengetahuan itu.
      Maka, menurut saya cara untuk menumbuhkan rasa ingin tahu pada orang-orang ini dengan cara menunjukkan pada mereka bahwa pengetahuan itu menarik dan sangatlah penting. Ketika mereka merasa tertarik pada pengetahuan dan menganggap pengetahuan itu penting, maka dengan sendirinya timbul rasa igin tahu pada dirinya.

sekian tulisan yang bisa saya persembahkan buat teman-teman, apa bila ada yang perlu di perbaiki menurut teman-teman, atau ada yag perlu ditambahkan, saya mengharap kritik dan saran dari teman-teman.

Sabtu, 21 April 2012

Kentut !



Angin sepoe-sepoe, udara bergerak dari tekanan maksimum ke tekanan minimum, terik mentari kadang panas dan kadang dingin, kehidupanpun terus berjalan waktu demi waktu, siang maupun malam terus menunjukkan aksinya. Dengan berjalan hal seperti itu ku lingkupi my live dengan ...... kebahagian,kesenangan,kesabaran,ketekunan,kedisiplinan,kecepatan. Dan akhirnya ku telah merintangi smua problem dengan rintangan hal seperti itu.
Alhamdulillah sekarng ku telah manjadi sesosok jati diriku sendiri berkat kentutku yg sejati.
sejati memang bikin bangga !                                                       * gak jelas

Selasa, 28 Februari 2012

biologi

Biologi atau ilmu hayat adalah ilmu yang mempelajari aspek fisik kehidupan. Istilah "biologi" dipinjam dari bahasa Belanda, biologie, yang juga diturunkan dari gabungan kata bahasa Yunani, βίος, bios ("hidup") dan λόγος,logos ("lambang", "ilmu"). Istilah "ilmu hayat" dipinjam dari bahasa Arab, juga berarti "ilmu kehidupan". Obyek kajian biologi pada masa kini sangat luas dan mencakup semua makhluk hidup dalam berbagai aspek kehidupannya.
Berbagai cabang biologi mengkhususkan diri pada setiap kelompok organisme, seperti botani (ilmu tentang tumbuhan), zoologi (ilmu tentang hewan), dan mikrobiologi (ilmu tentang jasad renik). Perbedaan-perbedaan dan pengelompokan berdasarkan ciri-ciri fisik kelompok organisme dipelajari dalam sistematika, yang di dalamnya mencakup pula taksonomi dan paleobiologi.
Berbagai aspek kehidupan dikaji pula dalam biologi. Ciri-ciri fisik bagian tubuh dipelajari dalam anatomi dan morfologi, sementara fungsinya dipelajari dalam fisiologi. Perilaku hewan dipelajari dalam etologi. Perkembangan ciri fisik makhluk hidup dalam kurun waktu panjang dipelajari dalam evolusi, sedangkan pertumbuhan dan perkembangan dalam siklus kehidupan dipelajari dalam biologi perkembangan. Interaksi antar sesama makhluk dan dengan alam sekitar mereka dipelajari dalam ekologi; Mekanisme pewarisan sifat—yang berguna dalam upaya menjaga kelangsungan hidup suatu jenis makhluk hidup—dipelajari dalam genetika.
Saat ini bahkan berkembang aspek biologi yang mengkaji kemungkinan berevolusinya makhluk hidup pada masa yang akan datang, juga kemungkinan adanya makhluk hidup di planet-planet selain bumi, yaitu astrobiologi. Sementara itu, perkembangan teknologi memungkinkan pengkajian pada tingkat molekul penyusun organisme melalui biologi molekular serta biokimia, yang banyak didukung oleh perkembangan teknik komputasi melalui bidang bioinformatika.
Ilmu biologi banyak berkembang pada abad ke-19, dengan ilmuwan menemukan bahwa organisme memiliki karakteristik pokok. Biologi kini merupakan subyek pelajaran sekolah dan universitas di seluruh dunia, dengan lebih dari jutaan makalah dibuat setiap tahun dalam susunan luas jurnal biologi dan kedokteran.[1]

Sabtu, 06 Agustus 2011